RUMAHTEDUH, berdiri sejak oktober 2004. Adalah tempat berkumpul yang teduh, seakan dunia luar hanyalah kekerasan semata, hanyalah gaduh. Sebagai sebuah rumah, ia tentu tak berdiri dengan sendirinya. Ia diciptakan, dengan keringat tentunya. Dan darinya (kelak) lahir orang-orang yang siap berkata ‘tidak’ untuk dunia.
Tahun-tahun beranjak. Akhirnya rumah ini pun seperti rumah kebanyakan dimana darinya lahir anak-anak yang siap durhaka kepada orangtuanya, anak-anak pemalas yang hanya minta disuapi, atau anak-anak yang terlahir memiliki takdir untuk berangkat…berangkat…dan berangkat.
Ada sebuah (barangkali sekelompok) orang yang berkata:
Kami adalah ahli waris yang sah dari kebudayaan dunia dan kebudayaan ini kami teruskan dengan cara kami sendiri. Kami lahir dari kalangan orang banyak dan pengertian rakyat bagi kami adalah kumpulan campur-baur dari mana dunia baru yang sehat dapat dilahirkan.
Keindonesiaan kami tidak semata-mata karena kulit kami yang sawo matang, rambut kami yang hitam atau tulang pelipis kami yang menjorok ke depan, tetapi lebih banyak oleh apa yang diutarakan oleh wujud pernyataan hati dan pikiran kami.
Kami tidak akan memberi kata ikatan untuk kebudayaan Indonesia, kami tidak ingat akan melap-lap hasil kebudayaan lama sampai berkilat dan untuk dibanggakan, tetapi kami memikirkan suatu penghidupan kebudayaan baru yang sehat. Kebudayaan Indonesia ditetapkan oleh kesatuan berbagai-bagai rangsang suara yang disebabkan oleh suara yang dilontarkan kembali dalam bentuk suara sendiri. Kami akan menentang segala usaha yang mempersempit dan menghalangi tidak betulnya pemeriksaan ukuran nilai.
Revolusi bagi kami ialah penempatan nilai-nilai baru atas nilai-nilai usang yang harus dihancurkan. Demikian kami berpendapat, bahwa revolusi di tanah air kami sendiri belum selesai.
Dalam penemuan kami, kami mungkin tidak selalu asli; yang pokok ditemui adalah manusia. Dalam cara kami mencari, membahas, dan menelaahlah kami membawa sifat sendiri.
Penghargaan kami terhadap keadaan keliling (masyarakat) adalah penghargaan orang-orang yang mengetahui adanya saling pengaruh antara masyarakat dan seniman
Namun, bagi kami tak ada kuku, atau pedang.
B e r s a m b u n g…
–redaksi
rumah teduh apakah berarti memberikan keteduhan???
hai semua…numpang ngutip ye..tulisannya dalem bgt..
makasich
Ya, revolusi (seperti halnya evolusi) memang belum selesai.. XD
eh, salam kenal, bro..
permisi…
saya ingin bunuh diri sebentar…
monggo mas benz. kao udah selesai kirim sms ya. sms dari kubur. saya kebetulan lagi riset tentang kubur tapi belum ada yang bales. jangan lupa bawa hp nya!
maap bung apik…
kata malekat dikuburan dilarang pake hp,
haha!
oi..oi..iko blog ko lai ado ijin pemudanyo ko???..
—bung benz, sebaiknya bung baca tabloid dunia-akhirat edisi jumat 4 april 2008, di halaman 13 kolom 7 ada pernyataan resmi dari Tuhan tentang masalah perizinan bawa Hp ke liang lahat.
terimakasih
rumah teduh, tempat bocah bocah JANGNANA belajar tentang kebudayaan. ijinkan saya menanam pohon akasia di samping rumah
jangan lupa pak redaktur sampaikan pesan saya pada Eko Ganteng agar berhenti menulis da melanjutkan usaha ayam kalasan yang telah menghidupi keluarganya semenjak kitab Mangku Dewata diterbitkan yang kuasa
assalamualaikum, uni2….uda2…. pokok e sado alah eee….
Rumah teduh yg saya bayangkan adalah suasana adem, asri, sejuk, dan sejenisnya. Namun yang saya dapatkan bukan keteduhan, kedamaian, atau suasana alami, melainkan sebaliknya pada tulisan-tulisannya. Ayo, bagaimana ini?
http://zulmasri.wordpress.com
Zulmasri yang baik, rumah mana pun jua yang dihunyi bukan oleh jihin, antu, cindaku, atau malaikat bersayap banyak sekali pun, tetapi oleh makhluk yang bernama manusia, maka Zalmasri yang baik tak akan pernah menemukan apa yang diharapkan itu. bahkan di syorga sekali pun ternyata “tak”. bukitnya, adam dan hawa, sekali pun di syorga, terus saja diteror iblis, bukan? heheheh.
salam
saya rasa rumah teduh belum sempat beli AC buat tulisan2nya
yang meronta dalam asinnya selat, atau gelapnya kulit-kulit kendis.
adakah kalian bermakna bagi rumah dan pengharapan yang tak boleh usai.
untuk perubahan atau apapun yang dihidangkan dunia
adakah sesejuk ketika ibumu menyisir rambut pagi hari.
penuh penghargaanku pada anak-anak rumah teduh ( teater bukan?)
maju terus!!! aku suka kalau gini; anak-anak rumah teduh terus bikin ulah dan gak berhenti bertanggung jawab atas ulah itu. bangsa kita dah terlalu banyak tukang onar, tapi gak ada yang sekaligus jadi tukang tanggung jawab.
saya baru selesai memetik jeruk di dua pohon sekaligus..
tapi saya lebih suka kalo rumah saya kebakaran kata-kata…
melihat perkembangan terkini sepertinya, fadhli rumah teduh sudah mengembalikan arah kompas para tentara ke sebelah utara, sebuah bukit yang panjang. Ayo berperang!!!!!!!!! kita serang inya!!!!!!! mosok cuman nyerang jurusan musiknya aja, teaternya donk…..!
Ok mpok……yang paling caem memang cuma kamu seorang. tiga abad ini aku menghabiskan waktu untuk meyakinakn diriku tentang betapa kleopatra sudah mengubah kepalanya menjadi kepalamu. ternyata benar! tapi sayang, sedetik lalu aku sudah koid! tapi teman-teman yang lain, yang tergabung dalam ikatan ini terus memperjuangkan ke-fans-an kami terhadapmu cantik. long live noreeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee!
Kepada Yth: Tuan Redaktur yang kami hormati
Saya selaku ketua pemuda, beserta kawan ketua pemuda dan ikatan-ikatan pemuda yang nge-Fans sama saya akan selalu berkata-kata dengan sopan. tapi entahlah kalau menulis/mengetik.
maaf
Ketua Pemuda
Nb: Saya dengar tuan redaktur dipermalukan para LEGEN UKS, benarkah?
Saya ucapkan selamat atas suksesnya penambahan fitur musik diBlog saudara Faiz, anda berhak untuk bekerja diREKTORAT. mau?
Blog ini bagus juga ya, salut buat Rumah Teduh.
titip salam buat zonia
maju terus
Assalam
Menanggapi komentar Rumah Teduh di blog saya, ah ya biarkanlah ia norak seperti itu. Dan blog ini, oh rasanya terllu default benar…
Ya, semoga saja Blog ini tidak mati. Seperti blog2 komunitas atau instansi lain misalnya cybersastra.net atau karamuntiang.blogspot.com yang agak koma di rumahnya.
Mohon maaf jika ada salah kata,
Wassalam
Askum…
Kunjungan balik dari saya nih…
nengokin rumahnya
mpang lewat ciek yo.
amak mau lalu subanta dih….
apakah keteduhan itu identik dengan keramah tamahan??
apakah keteduhan itu ketenangan??
jawab!!!
jawab!!!
kita adalah matahari!!!
apakah keteduhan itu sama dengan ESQ???
apakah keteduhan itu sama dengan Metoda silva??
apakah keteduhan itu sama dengan yang di maksud pak ZULMASRI??
a. ya
b. tidak
c. setengah saja
d. hampir betul
e. semuanya betul/semuanya salah
pilih jawaban anda dan kirimkan ke pak ZULMASRI
apolah faucoult ko ha? sakolah la liak!
Kepada yang terhormat Redaktur Rumah Teduh
Dengan ini saya mohon kepada Tuan Redaktur untuk MEM_BLACKLIST Faucault, sebab Beliau kurang berbobot dalam sebuah wacana, yang dibahas itu ke itu saja(id, ego, superego). beliau selalu mendominasi dalam sebuah diskusi dengan pembicaraan tak jelas sehingga menjadi lembek.
kemudian, untuk selanjutnya Tuan Redaktur harus memikirkan layak atau tak layaknya seorag Faucault dimata publik abad 20.
salam, Keluarga besar Pagaruyung
Bapak Zulmasri yang baik, saya sarankan agar bapak berhati-hati di blog ini, urang jaek-jaek
rumah teduh,
minggu ini aku pulang,
sebab telah 2 bulan aku tak melantai ke kampung halaman.
rumah itu juga merindu!!!
maaf hrs absen latihan!brat rasanya,tapi,,,,,,,,,,,,,,
eco anakku, senang rasanya mama begitu puas denganmu, sebagaimana kekasihmu mengerang bahagia setiap malamnya denganku
besok kita makan dirumah ya
kok kebanyakan yang yang komen disini ndak ada linknya sih?
salam kenal Deh…
nyasar dari tempat Qzink
salam dari redaktur, lain kali hati-hati..di sini orang tak beridentitas gentayangan…dari negeri jangnana
pertama, selamat buat rumahteduh dengan blog barunya.
saya dengar orang2 disini kreatif2, saya jadinya main ke mari.
tapi rasanya ada yang ganjil bagi saya disini, entah saya yang tidak mengerti ‘ketikan’ para pengunjung blog ini, atau saya yang kebingungan sendiri dengan ‘ketikan’ itu.
saya kahwatir ‘ketikan’ yang saya pakai pun nantinya ikut2an gelap dan berawan lalu becek dan kotor.
saya harap demi perkembangan adik2 kita yang masih kecil, tuan redaktur lebih bijak menyikapi ketikan para pengunjung blog. mohon dipertimbangkan.yah, ini mungkin hanya kekahwatiran saya saja. terimakasih.
salam kenal.
oya, kalau liat si ulil suruh dia pulang udah tiga hari dia keluyuran. sya cemas…
kpd yth: kak seto
apa yang kita cemaskan pasti itu terjadi
keganjilan merupakan sebuah rasa
perasaan terkadang lebih kejam dari apapun
berhati-hatilah merasa-rasa
pesan sponsor:
“ngak ada noda ya ngak blajar”
oh ya!!! tadi saya ketemu unyil sedang bermain di kali seberang.
to : keluarga besar pagaruyung
mana yang lebih bodoh orang bodoh yang tidak dimengerti orang pintar atau orang pintar yang sulit dimengerti orang bodoh???
sekedar mencari dukungan saja,,di semi final liga chmpion, kami akan berhadapan dengan Barcelona,,saya harap anak2 rumah teduh mendukng tim kesayangan kami manchester united menuju final,,sedukit tanggapan untuk faucault..kalu g bisa ngomong mending saudara diam..atau ikut kami ke inggris,dan mengabdi kepada tim kami, mencuci tapak kaki pemain bola
ass.
hai…hai…hai…
apa kabar cemuanya???
to: jiwajiwa yang tetenyot
mati sajalah…
selamat siang,kawan!
aku berumah dalam hati
bakarlah, hingga habis segala api
dan kau tak kan pernah bertemu abu
hiks,,,…ganesa kau puitis sekali huahahahahah…
to ketua pemuda. kalau ketua memang sedang mengatuai para pemuda, kenapa memakai kata ketua? asal katanya kan “tua”. dalam kepemudaan seharusnya yang mudalah yang harus diutamakan, seperti juga dalam kepenyairan, ya penyairnya yang diutamakan sebagai subjek ( utuhnya justru objek ).
jadi saran saya pakai saja kata ‘kemuda’.
saya juga agak sangsi apakah anda masih muda. kalau memang anda pemimpin para pemuda, sebaiknya anda juga yang paling muda diantara yang lain. seperti juga ketua penyair, yang patut memimpin adalah yang paling penyair ( seseorang yang tubuhnya menjelma huruf-huruf arab, kapital, bahkan paku ).
dan layaknya pemimpin, di Indonesia yang paling diamini pangkal namanya haruslah su seperti presiden : sukarno, suharto atau presiden penyair ; sutardji. sedangkan saya yang bernama sukab adalah presiden yang di kongkangkan di republik Jangnana.
waduh….gaduh terus yah, gak di nyata gak di maya
tidak ada yang akan menipu dengan jejarinya yang kabur tiap kali hatinya kalap. aku menuduh siapa saja. MENUDUH!
numpang lewat…
sssstttt….
jangan bilangbilang kak seto kalau ulil lewat sini yah…
ntar ulil dipaksa pulang,,
ulil masih pengen maen…..
hehe….
Rumahteduh hanya sebuah istilah.. keberadaannya hanya untuk orang-orang yang merasa pintar dalam hal tulis menulis. menyatakan bahwa mereka lebih dari orang lain. memperjelas identitas mereka agar mereka-mereka diketahui orang lain. rumahteduh belum memberi keteduhan pada orang-orang awam dalam hal tulis menulis, kebanyakan tulisan mereka di anggap sepele. padahal tuliran lahir dari buah pikiran dan rasanya semuanya layak untuk mendapatkan tempat
selamat siang, kawan!
Hennovic yang baik, bukankah ini merupakan usaha untuk meneduhi dan mencipta ruang untuk hal2 “layak” yang kamu rasa dan pikirkan itu? Dan jika tak ada yang merasa “pintar” menulis, menunjukkan eksistensinya, lalu untuk apa ruang ini ada? dan untuk apa kamu mengada-ada?
mohon maaf jika saya kurang tepat dalam belajar. Dalam semua.
rumahteduh..rumah yang aneh bagi yang waras, justru rumah yang agung bagi sigila bahkan Zarathusra sekalipun, rumah kloning untuk orang-orang suka bercinta dengan freedom, rumah dimana kau tidak akan merasa asing bahkan saat menjamah puntung rokok sekalipun. rumah dimana masih terkurung aroma “Dia”.
ah, engkau pasti mengenalku
salam
Hennovic yang malang, menarilah sebelum senja
hihihi,….kalaupun anak2 rumah teduh menganggap diri mereka lebih dari orang lain, kamu mau apa toh?hihihihi…wong Amerika saja menganggap dirinya polisi dunia, la kamu sendiri menganggap dirimu itu berhak untuk MENUDUH!ayo pulang sana, bantu ibumu jualan daun pisang
Hennovic yang malang, menarilah sebelum senja
hihihi,….kalaupun anak2 rumah teduh menganggap diri mereka lebih dari orang lain, kamu mau apa toh?hihihihi…wong Amerika saja menganggap dirinya polisi dunia, la kamu sendiri menganggap dirimu itu berhak untuk MENUDUH!ayo pulang sana, bantu ibumu jualan daun pisang
Terima kasih telah mau mampir di blog saya dan memberikan sebuah komentar. Setelah saya membaca tentang rumah teduh dan komentar yang ada saya ingin menanggapi beberapa komentar yang masuk diantaranya
“Rumah teduh yg saya bayangkan adalah suasana adem, asri, sejuk, dan sejenisnya. Namun yang saya dapatkan bukan keteduhan, kedamaian, atau suasana alami, melainkan sebaliknya pada tulisan-tulisannya. Ayo, bagaimana ini?”
Sejujurnya saya sependapat dengan komentar ini dan ketika membaca balasannya saya menjadi sedikit kecewa. Mengapa? jawaban akan saya tulis sekaligus dibawah.
Trus komentar yang menarik lainnya adalah komentar yang menanyakan kenapa pemberi komentar tidak dapat diketahui identitasnya??
Menurut saya sekarang ini sudah tidak musim lagi surat kaleng dan semacamnya, jika hal itu masih ada maka menurut saya itu suatu tindakan yg pengecut, ironisnya lagi apalagi yang melakukannya adalah seorang pemuda yang menjadi harapan bangsa.
Sekarang mari kita berfikir terlebih dahulu sebelum menulis, mengeluarkan pendapat dan sebelum memulai aktifitas sehari-hari dan bertanggung jawab-lah atas perbuatan dan ucapan yang telah kita keluarkan.. Jangan kita menulis, berkata, dan bertindak sesuai dengan kemauan saja, tetapi alangkah lebih baiknya juga memperhatikan lingkungan sekitar sebelumnya..
Salam hangat dari sang pecari kebenaran yang tentunya masih dan harus terus belajar… maaf jika ada kata yang salah..
perempuan-perempuan mengukur jalan,
menemu mahkota
dikakinya
sepatu tanpa kaca
meleleh.
perempuan-perempuan pengukur jalan,
matanya berasap
tajam.
…………………………………………………….
perempuan
pengukur
di jalan.
perempuan??????????????????????????
aduuuuh adheeee
ternyata km udah berkurang bodohnya
ya,
hebat jg bikin puisi
oh ya buat rumah teduh semoga saya bisa ngirim komentar truz dsini,
makanya harus tetap jaya….
keyh!!!!
oh ya buat rumah teduh semoga saya bisa ngirim komentar truz dsini,
makanya harus tetap jaya….
keyh!!!!
untuk hennovic. mungkin saya kenal dengan anda, beberapa musim yang lalu mungkin. rumah tidak harus teduh, kawan. yang jelas berdinding berlantai, beratap. kita duduk, saja kita lihat apa yang ‘rumah teduh’ bisa lakukan untuk kita, negara, dan bangsa.
salam. ah aku sebenarnya malas berucap salam. selamat bagi orang-orang yang telah menyaksikan takdirnya sendiri? aku malah lebih malas untuk salam. kau ada itu saja. terima kasih telah menjadikan semuanya begitu lebih berarti. kita kemas lagi apa yang masih tertinggal. untuk rumah teduh: apa kita harus bercinta? perang sajalah.
batu apung yang menggenang di lajur barat….
bukan tak mampu.
tapi mengerti lah kak,
sia-sia jika ku paksakan.
maafkan kalaw mmbuat kecewa.
maaf
si@jo yang sedang manggaleh sala-lauk di piaman yang tetap lowe,
saya pikir komentar KAWAN-KAWAN di blog ini memang karena TELAH memperhatikan keadaan Lingkungan sekitar Blog ini.
oh ya bung, memang surat kaleng sudah tak jaman(mungkin sekarang yg ngetren itu comment kaleng/tak beridentitas jelas) tetapi bung, kalau memang itu menurut Bung sebuah irony, berarti bung harus susah payah menutup semua jaringan pertemanan atau media serupa blog ini yang berjuta banyaknya di dunia cyber yang mayoritas penggunanya tak akan pernah mengumbar Jati diri mereka yang sesungguhnya.
saran saya kalau bung mau yang JELAS dan AMAN, ngobrol dan berdiskusi sajalah di barak atau kadai kopi da In, disana pasti orang2nya jelas semua(mungkin)
selamat datang didunia MAYA bung
Hallo Ajo!
Kamu lucu, ya?
Rumah Teduh!
Semoga selalu bisa meneduhkan yang belum teduh.
rumagteduh sekarang sudah tak teduh lagi……….
hidup B’Qodri….
bung deddy
silakan bung singgah dan menetap agak bebrapa lama di rumah, nikmati sekedar teh hangat atau barangkali secuil tawa renyah yang hanya mampu tersaji.
memang jika bung mencari, tak ada hidangan mewah disini.
‘mengenal’ tak sedangkal itu bung. banyak hal yang harus kita pelajari sebelum benar2 tau arti ‘mengenal’.
sebab untuk mengenal tak bisa HANYA DALAM SEMALAM
lebih lagi sekadar memandang dari jauh.
kalo itu yang bung lakukan berarti bung hanya sampai pada tahap TETENYOT!!!
Perempuan II
(TO: ADHE)
menjalari terang setelah malam mendesah di pagi buta
perempuan, dengan pucat pasi
menumis bayam di dapur
untuk sarapan anaknya
pergi ke pasar
dalam raut mata nan sepi
perempuan-perempuan perkasa
menyusuri hujan batu, demi kekasihnya
perempuan, menemukan kisah
di telapak kakinya
berpendaran ke surga
Kawan-kawan, tunggu kehadiran CERPEN zonia yang nantinya akan dimasukkan kedalam kumpulan Cerpen “Zimbabwe; When God Lost Control!” dengan judul: “Perang di Jangnana”
Cerpen ini babayo! hahahahahah…
poppyzonia@yahoo.com
http://www.psychorobotic.multiply.com
saya faucault, yang akan menghajar KETUA PEMUDA.Suatu saat ketua pemuadah akan menyerah…..pada saya ha….
Rumah teduh…hahah,kenapa bisa begini? bung Sukab telah tak kelihatan lagi…salam buat bung sukab.
oiiii…sia makai-makai ID den ko?? pasti sadang rami kalian nge-blog yo ciaaaatttttttt!!!
sia yang asli ado linknyo. buktikan liwat e-mail!
ketuapemuda@yahoo.com
faulcaul yang sedang minjam laptop IKA bokong, SAKOLA lah dulu huahahahahahaahh. Faulcault baru sampai pada tahapan TETENYOT(baa kicek ciela)
sepertinya kakak ketua pemuda dalam keadaan”JENUH”.dalam dunia pemikiran. yang hanya selalu memancing di air keruh. seharusnya.(ah saya fikir kakak ketua pemuda sudah cukup umur dan bisa membedakan yang hak dan yang batil)
nb: barangkali ke”jenuhan” kakak bisa terlampiaskan ke JANGNANA barangkali!
halo selamat subuh, saya baca tulisan kawan2 disini jadi ketawa ketawa. hiburan dikala insomnia saya
trims
B
tuh…
iya nih faulcault, saya lagi TETENYOT! besok mau ke Jangnana mo liburan eh, tau-tau lagi perang………………………………………………………………………..besarrrrr
pak redaktur, saya bukan penulis. saya cuma suka baca2 komen di blog pak redaktur:)
Salam!
Kunjungan balasan nih.
Jadi ingin mengenal komunitas rumah teduh lebih dekat..
baru kemudian saya bisa kasih saran.
ke email saya aja ya..
Salam!
hehe siketua pemuda ma kawn ketua pemuda kerjanya labrakin org mulu yach…
seremmm
hehehe…..dah lama gak gabung neh ama blog yang isinya hantu ini. dah pada makan teman-teman? klo blum lebih baik cari kertas, patahkan batang pakis, jadikan kalam dan lembar mushaf, tulis ayat baru. sebab orang lapar paling gampang jadi tuhan. hehehehehehee………………..
botak aku kangen sekali melihat senyummu yang patung perunggu!
ikatan fans mpok nori yang saya kagumi
disini sudah terlalu banyak tuhan, jadi untuk sementara pendaftaran jadi tuhan dan kenaikan tingkat dari nabi ke tuhan kami pending dulu barang setahun. sementara kalau kawan2 di ikatan mpok nori bersedia, bantulah kami mengedit ayat-ayat baru yang sudah selemari pula banyaknya. soal honor jangan kuatir.
salam
Aduh, apakah saya boleh JATUH CINTA DI SINI! Sama salah seorang….
ADuh…
Boleh gak…
boleh saja Bung Seseorang, tapi lapor dulu sama Pak Ketua Pemuda ya
seseorang
pasti jatuh cintanya sama ketua pemuda??
karna seseorang ini berkemungkinan berjenis LAKI-LAKI!!!
hahahahahahhaahaha…..
Faucault ada2 saja… Urus saja teorimu yang tebengkalai itu. Saya sedang jatuh cinta, jadi tidak cocok dengan teori Faucaultmu itu…
wah… cinta sedang bersimaharajalela belakangan ini; tuh liat ketua pemuda… bukankah ini efek dari peperangan???
perang membuat orang jenuh dengan darah (kecuali drakula dan sejenisnya), lalu CINTA akan menjadi jawaban (pelarian??)
hiduplah dalam cinta…
kata dewa19;
cinta kan membawamu…
kembali disini…
menuai rindu…
menghapus sepi….
haha!!!!
Wah kacau sekali disini. Porak poranda. Tampaknya, perang masih menyisa ya…
Blog ini terlalu aktif… Saluut deh…
Dan semoga “seseorang” mendapatkan jodohnya disini…
Salam
kak seto kelihatannya sok akrab dengan saya
ketua Pemuda cinta perang, perang adalah hidupku hihihi….
tak pernahdiriku ini menjadikan cinta pelarian, tetapi memang sengaja aku berlari menyongsong PERANG.
oi..oi…pengumuman.
kabarnya zonia bakal menerbitkan cerpen lagi
judulnya :GANGSTER
tadi saya lihat coretannya disebuah kertas di Jangnana
akhirnya datang juga….
sekian lama ingin singgah
dirumah yang katanya teduh
teduh dari sengatan atau teduh dari omelan
teduh dari hujatan atau teduh dari makian
teduh dari gersang atau teduh dari gelap
semakin dicari keteduhan
semakin temukan kegaduhan
semain nikmati kegundahan
semakin rasakan kepedulian
semakin banyak yang hilang
semakin banyak tak berarti
semakin banyak sementara
semakin banyak kosong
ooo….ada kata bagus abis browse ne
“The real voyage of discovery consists not in seeking new landscapes but in having new eyes “[marcel proust]
salam buat semua orang yang pernah merasakan cinta
kak seto kelihatannya sok akrab dengan saya
ketua Pemuda cinta perang, perang adalah hidupku hihihi….
tak pernahdiriku ini menjadikan cinta pelarian, tetapi memang sengaja aku berlari menyongsong PERANG.
oi..oi…pengumuman.
kabarnya zonia bakal menerbitkan cerpen lagi
judulnya :GANGSTER
tadi saya lihat coretannya disebuah kertas di Jangnana.
huahahahaha
aq juga mo nyelesaiin novel 300 halaman. suah kelar 70%. do’ain bwt DKJ biar ngalahin Novel Faiz yang udah disumbarkannya. judulnya “AP”
nanti biar saya Jangnanakan novelnya
Jadi, bagaimana dengan CINTAKU nih… Kok tak ada kelihatan? Bagaimana… Bagaimana nih… Aduh,…
blognya bagus…bs jd tmpt bertuka pikiran…tp agak sy sayangkan mengapa org2 yg mampir di sini bagai kukang…anonim…rumah teduh harusnya memberi ‘keteduhan’ bagi siapa sj yg singgah…tp hari ini sy duduk di sepetak atapnya yg tiris karna di toreh dr bwhnya…smg redaksi bs lebih mempertimbangkan blog ini hrs menjadi blog gaul, centang perenang, atau bnr2 sebuah blog yg bs menjadi tmpt pemindaian pemikiran kita. buat sj ruang khusus yg bs menampung org2 kukang tadi (pemalu, malu dg jatidiri). maaf kalo permintaan sy begini…karna ruang ‘membaca’ di maya ini sulit utk ditemukan…trmksh redaktur…salam budaya
Kinoi yang suka makan permen karet,
telah banyak pengunjung yang pada awalnya meminta hal yang sama pada redaktur Blog ini, tetapi pada akhirnya mereka menyerah, karena merasa lebih baik berdebat dan berdiskusi dunia “maya” ini tetap pada tempatnya didunia maya(bukankah kita telah memiliki ruang dan waktu sendiri di dunia nyata?), sehingga segala sesuatu yang terjadi disini akan lahir dan mati disini, kecuali buah pemikiran dan kesimpulan yang “terserah” mau diterima(dipakai) oleh yang punya “ID”. biarlah TULISAN dari semua pemikiran MERDEKA disini tanpa harus mengetahui dari seonggok daging dan tulang seperti apa yang membungkus pemikirannya. dan SAYA menyukai keadaan ini
semoga Bung juga suka nantinya hjahahaha…sekarang topik barunya FEMINISM silahkan ikut berperang!
oh ya Bung, disini orang akan selalu menganggap anda “Rendah” kecuali anda memang bisa lebih “tinggi”!
(jika anda berani)
selamat mencoba
Eh, BUng Kinoi… Justru blog yang seperti ini lo yang dibutuhkan orang INdo… Bercanda, cemeeh, rusuh, tetapi dengan begitu banyak pengunjung…
Bukankah, setiap orang yg punya blog ingin blognya dikunjungi secara rutin? dan rame?
Dan, saya sendiri merasa, setiap orang yang mengunjungi blog ini, pasti akan datang lagi… lagi… dan lagi…
seperti saya yang terlanjur jatuh cinta… OOOOHHH CINTA…
Kok kamu gak nongol2 ya…
Salam
ya sudah kalo begitu…
kalo sudah merasa tinggi, kenapa tidak menjadi yg paling tinggi?hati2 dengan kata-kata…mulutmu harimaumu…
salam budaya
hahahah…terimakasih Bung Kinoi, saya sedang berusaha mencapai strata “paling Tinggi”
kepada anda: kenapa tak mencoba jadi tinggi?
sepertinya anda pemarah dan suka mengancam bung Kinoi, begitukah sifat orang berbudaya(mengingat anda menggunakan -salam budaya-)?
salam dunia maya
Cha dengar dari seseorang kalau rumah teduh tu gak seteduh yang dibayangkan,,,. Tapi, setelah datang ke sana, yah lumayan teduh. Sayangnya, gak ada pohon beringinnya, gak bisa manjat atau pun menggantungkan diri di akarnya hehehehehe
Wah BUng Kinoi, saya selalu memperhatikan kata2 saya kok…
Peace
Where am i?
I’am LOST….!
Selamat datang di medan perang Bung Sayyid.
daerah ini bernama Distrik Placebo. hati-hati agar anda tidak jadi korban penembakan Gangster! mengingat mereka tak suka orang asing. tampang dan nama anda sangat tidak mencerminkan masyarakat jangnana. so, watch ur ass!
Yth. Pengunjung Blog
Dukung zonia(band) di ajang -indie 8- radio Sushi FM
caranya
ketik: indie(spasi)zonia(spasi)umur(spasi)nama(spasi)alamat
kirim ke: 08126600991
saat ini zonia telah berada diposisi 5 setelah menjadi penantang diawal minggu ini.
terimakasih atas dukungannya
cheeerrrsss….
Wah, ada yg plagiat nama saya nih… MALING…MALING…MALING….
whahahaha….
bung sayyid di negara loh jinawi ini apa yang tidak di plagiat bahkan setetes keringat pun akan banyak yang dengan senang hati untuk di plagiat…
kabarnya ada semacam acara para pujangga yang dibuat ama cucu2
di plagiat ama gaek2!!!
tuh keren kan?
apakah ini berarti saking kerennya acara ‘hura2′ para cucu hingga membuat gaek2 tu tertarik tuk memplagiat ato….
dasar gaek2 pikun gak bisa lagi mikir sesuatu yang se-fresh daging cucu2 ntuh….
kalo aye sih asik2 aje….
selama diye kagak nyenggol gue… (gaya si boy)
yah bung sayyid, heehee
bermin-main di blog teman-teman ya, tp jangan lupa permainan ada awal dan ada ujung, segala persoalan kayaknya bisa dibahas disini, saya cuman mau bawa beberapa masalah apakah rumah teduh perna punya arti buat orang tua. lalu apakah penyair cuman yang dipertemukan, dengar-dengar hasil peksimida di UNP ada keganjilan ya, soal apa? kuliek itu apa sih?
persetan diskusi tanpa implementasi bro!
percuma kU tangisi apa yang tidak bisa kau rubah kembali !
misi mas. boleh nanya ga?
kalo mau masang banner gimana caranya ya?
makasih
permisi….
salam alam…alam salam…salamsalaman…
sesatu yang kita usahakan pasti ada ehem…ehem na…
rumah teduh…ada ac na gak…???? kompak selalu ya….janga sikut sikut an sesama seniman yaaaaaaaaaa….
kita mikirin dunia…bangsa…apa pernah kita mikir kan diri sendiri….sebelum mencintai yang lain cobalah mencintai diri sendiri…
peace…dari aku yang mencoba mencintai diri sendiri sebelum mencintai yang lain…susah tau!!!…hu…
kapuyuak UNP yang bau
saya anaknya asik dan gokill hahahahaha…saya selalu mencintaiorang lain dan kurang mencintai diri sendiri, anda punya tips buat saya?
oya, ini saya pinjamkan racun serangga. sana bunuh diri hihiii…sebelum dibasmi huahahahahahah
memang disini bisa jadi tempat orang besar, juga bisa jadi tempat bunuh diri.
faiz kalau tulisan bening mau masuk bisa dikirim kemana
fadli kapan saya bisa melihat monolog mu lagi terakhir saya lihat di peksimida UNP dutahun yang lewat
ika kamu semakin sukses kabarnya jadi sutradara
esa puisi mu aku lihat kok ngak pernah berubah
beni kapan pulang kejambi, bisa ketemulagi kita disana
pernah baca tulisan aku ngak?
ntuk ketua pemuda yang hidungnya semakin tajam dalam penciumman atau saya lebih ingin menyebutnya perbaukan…
ketua pemuda maafkan aku yang tidak menyetor uang keamanan pada bulan ini…
saya akan mati bila…racunnya sebuah sari madu yang anda tuangkan dalam rasa cinta sejenis di diri anda tlah lama terkekang…
hahahahahahahahahahahahahahha…..uh..
haaa..tuan Kapuyuak UNP, anda sungguh tipikal sebuah ruang yang pernah saya lecehkan Tuan, tapi sungguh anda terlalu “puitis” buat saya hihihi..maaf tak bisa mengerti maksud pembicaraan anda Tuan. mari kita minum kopi saja
maaf ketua pemuda
mungkin anda terlalu begok untuk mengetahui hal yang sekecil itu, anda terlalu dunggu, saya ja ngerti, tuan kapuyuak, emang selalu menebarkan samapah dimana-mana.
apa boleh buat setan
“kepintaran” anda sungguh telah membutakan pengetahuan anda. dan satu hal yang membuat saya senang adalah; ternyata anda lebih dungu dari saya hahahaahh. belajarlah dulu melihat dan mengamati, lalu tingkatkan dengan membaca teruskan ketingkatan yang lebih tinggi secara perlahan…karena kalau dipaksakan anda akan minder dengan Bung faulcault
salam
oh ya, bagaimana kabar neraka?
ketua pemuda dan setan…jangan lah begitu…aku kan kapuyuak jadi…masak gara2 kapuyuak anda mesti seperti ini…ha ha ha
salam…
oh iya ” yang jadi setan nya pasti ketua pemuda ” pasti aneh apabila ” yang jadi ketua pemuda nya pasti setan ”
oooo..mantang2 ketua pemuda banyak pitih tu palanggaan ka urang2 bisa bali buku kapanpun dan dimanapun…uh
Yth. Pengguna blog
terimakasih atas dukungannya buat zonia di ajang Indie 8 sushi FM 99.1 F
saat ini zonia telah bertahan diposisi 1 setelah finish di posisi 1 di akhir minggu ini.
salam
maaf kawan – kawan rumah teduh aku mau nanya lagi tapi mungkin nga’ di jawab lagi
apa di rumah teduh punya ember buat aku untuk muntah ?
aku sekarang lagi mual, dimana di sana tempat muntah yang agak eksekutif?
dalam perut aku mungkin banyak kotoran yang memang kayaknya nga’ bakalan keluar dari dubur tapi dari mulut.
oiii..pada mubes uks yaaaaa
v for vallent.
v is vote
ini, krisdayanti di radio mbah sukab: “jadi pilihlah aku!”
ketua pemuda pingin dipilih juga? hadi ketua…..an?
kalian mau tau sapa ketua pemuda sebenarnya????
dia ada disekeliling anda – anda semua
wah..kalau dah da yang pake ID orang lain jadi gak asik neh hihiiihi..masa Black Id masih dipalsuin juga
berhubung terjadinya vakum of power di UKS,
maka dengan ini saya umumkan bahwa UKS telah kami ambil alih dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, dan segala sesuatu yang berkaitan dengan kekuasaan adalah melalui keputusan yang kami berikan.
pernyataan ini kami keluarkan dengan penuh kesadaran dan tanggungjawab terhadap tenaga luhur kreatifitas.
atas nama
–boleh siapa saja
bukit karamuntiang, bulan 5 hari 20 tahun 2008
………………..
…………..
………………………
……….
…………………………….
………
…………………..
……………..
…………………………………
………..
…………………
……………
…………………………………………..
…………………………………….
…………………….
……………..
……………………………………..
saya ketua pemuda yang asli
saya yang akan menjadi ketua UKS setahun kedepan
atau……
kitabiarkan saja PLT ini selama setahun saja
hahaaa……
saya ketua pemuda yang asli…….
DEKRIT DETAKU NO.001/UKS/2008/BGL
bahwa seluruh anak tari yang kamek2 dan lulus standar ‘nilai’ harus segera mempersiapkan sebuah tarian bagi raja-raja minyak, berhubung kita akan mengadakan lawatan budaya ke timur tengah. maka demikianlah tarian itu harus membuat raja2 minyak tersebut terpuaskan dengan tarian saudari sekalian.
BK. bulan 5 hari 22 tahun 2008
Salam kenal,
Buat semuanya salam kenal ya
Thx.
_dee_
eh Dee, penulis besar rupanya
salam kenal
itu dee.. yang nama aslinya dian hartati ya..haha…tulisannya sering masuk ke media indonesia, tapi gak pernah terbit..emang itu penulis terkenal? wah enak ya, lom apa-apa dah dibilang terkenal. hick….hick…
Farukh Fakih
M.I
jakarta
ternyata tak semua orang yang kerja di media itu cerdas ya hiks…hiks…
kembali salam buat dee,
apakabar?
sudahkah menyikat rumput di halaman rumah?
ada kucing tadi pagi tiduran di depan pintu,
di rumput itu, hujan sering berkunjung.
cinta keluarga
membuang sia-sia energi sebaiknya dimana?
intimidasi sebaiknya dimana?
yang berprestasi sebenarnya siapa?
Assalamualaikum,
Jika tidak bisa bahasa Indonesia, jangan ikuti gaya kami..!!!
Hahahaha,,,Sesama umat manusia yang terlahir dari sastra yang dikarunia-Nya. Berbuatlah kebajikan dalam sastra, tidak hanya sekedar memfilosofi apa yang telah kaum filosofi ajari, jangan cuma menjadi budak filsuf man!!!
Kalian seolah tak pernah mengenal arti filosofi sebenarnya!!
jangan mentang2 ada, kemudian menghujat. TIDAK ETIS buangeet,,
Dari orang marginal seperti saya, hanya mampu menengok liukan kalian dari kening mengkilat kalian itu, tak usah lah banyak bicara tanpa berbuat man!!
saya tak mengira, ini ZAMAN MERDEKA tapi MERDEKA apa men!! mending kita lihat zaman doeloe, tak aman tapi mampu juga untuk sedikit nyaman, ini nggak malah perang sesama,,, apaaan tuch!
satu lagi, kita teh masih kuliah, pikir juga tu bonyok dirumah, lagi disawah, dikebon, jangan disalahgunakan tu MAHASISWA nya, MAHASISWA apa MAHALSISWA?
(terimakasih)
Inilah Tradisi Indonesia, jang haroes didjaga!!
Cara Indonesia Mennnnn!!!
Salam,
NB: wong ndeso, isi diluar tanggung jawab penerbit alias tidak memihak pada golongan apa pun, sebab saya sudah jenuh memihak. (NETRAL)
Saya mencari Ketua Pemuda, Tuan redaktur, dan Dian Sastro
to: orang rumah sakit
dian sastro lagi maen!!ketua pemuda sudah kurang muda!!tuan redaktur lagi sibuk!!!
tolong tinggalkan pesan
an Tuan Tuan
hidup Faucault
Saya tidak peduli lagi main atau tidak, masih muda atau sudah tua, sedang sibuk atau tidak sedang menerima tamu.
Saya hanya mencari mereka.
Pesan tidak bisa saya tinggalkan.
Ah ya, sepertinya saya juga butuh anda, saudara Faucault
urang rumah alah ilang sadonyo…
fuck lah mereka…
hahahhahaa……..
dirumah yo lah ado Tipi, tapi antah baa, dak gokill lai do hahahah
hai….di rampur kironyo ado pulo anyang. taragak den pulang…… aden maleh makan kebab siko kumuah-kumuah. urang india tu lato sadoe. dasar kaukasoid lato……….!
oi..karambia..apo kecek ang ko.
jaleh jaleh lah stek.
oi vallent kapunduang, lah di india lho ang kicek ang kine(logat uniang sastra) pakaw den! yo lah kanai ang ko yuang
saya dekan fakultas sastra mengucapkan selamat kkn kepada fais. semoga kkn nya tdk gagal.
fais……..selamat kkn
ehemmmm…….karano si kapunduang tu sadang kkn, jadi denai nan manggantian sabagai redaktur blog ko!
faiz (pakai z bukan s)
waduh..kok banyak sekali yang memojokkan saya. maaf, saya ingin tamat. jadi saya mohon, biarkan saya kkn.
wuahaha….pak musliar kasim dan ibu yet..apa benar ini beliau? kalau benar,
…yo antahlah.
selamat kkn faiz,
selamat mangubaloan cucu-cucu tu…
saya menolak redaktur sementara…!!!!!
karena kurang gaul,
valent ka india pai mamelok an gigi nyo
wakakakaa….
nyo baraja yoga untuak balas dendam ka anak ruang sempit, begitu kabar yang berhembus di rampur
GRAND OPENING
IN JULY 2008
“CACTOOS.NET”
BROWSHING; CHATTING; GAME ONLINE
OPEN 24 HOUR AT SIMPANG TALANG BANJAR, JALAN ORANG KAYO HITAM, NO 30. JAMBI…THANKS.
ndak talok jo yoga tu do…
dari situ nyo bana nan salah
ba a dek ketua pemuda tu…?
mohon tanggapan nyo
rumah teduh, semoga benar-benar teduh dan memberi keteduhan buat semua yang ada di dalamnya. salam.
ya selamat kan KKN bang Faiz,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
hidup demokrasiiiiii………………….
hidup KKN…………………………………….
hidup………………………..
hidup………………………..
lamo salasainyo lai
to : deltapapa
aminnn..
hahaha…deltapapa, kan lah samo tau wak Rumah Teduh tu co narako angeknyo, baa tu DT?
assalamualaikum wr_wb……
semoga…..
amin,
amin,,
amin,,,
hm……..
begitu deras rinduku.
wassalam.
silahkan adek sampaikan proposal untuk kelangsungan blog ini ke rektorat segera!!
di tunggu ya dek ya!!
salam kenal buat semua….
duh saya sebenarnya kurang ngerti dengan yang namanya seni abis seni itu kadang bikin saya pusing, tapi saya senang kalo seni itu bisa menghibur hati saya.. misal saat saya dengarin lagu favorit ato nonton film2 bagus… hihi…
rumah dimana?
saya lupa alamatnya…
bapak ada?
eee pajako lah sasek!
apak nan ma ko dog?
ketua pemuda, saya temannya downtown dog…
mohon maap..
jangan lecehkan beliau…
haha, ironis, aku menemukan rumahku dalam dunia maya ini, justru dari orang lain.
hahaha, antahlah, pasti ambo yang salah.
hahaha, home where I’ve got friend but a place where I’m losing my brothers!
hah? waktu habis!
rumah teduh sekarang f**k
keparat semua….
hancur sudah yang selama ini dibangun karena tangan generasi keparat sekarang
anjing,
tai
babi..
kimak//
met lebaran, maaf lahir bathin
oio…, adiak Tn. redaktur baralek,
maagiah tau se nyo
PULANG KERUMAH TEDUH ANAK KUSAYANG…
PULANG KERIMBA PERAN
SELAGI HARI MASIH TERANG
DAN ELANG-ELANG LAUT
BELUM BALIK KESARANG
BELUMLAH KAU…
DATANG PADAKU…
tlah lama aku hangus disini
dibakar mimpi….dibakar mimpi….
luka dan dosa merusak sgala…
kamipun harap….ada disana!!
PANCANGKAN BATANG TUTUAU DI TENGAH KAMPUNG
SEBARKAN PULA SARI TOKA DI SEPANJANG SUNGAI
BILA KABUT MULAI JERNIH
KUMPULKAN SEGENAP ANAK SUKU!!!!!!
betul Tn. kotak hitam
PANCANGKAN BATANG TUTUAU DI TENGAH KAMPUNG
SEBARKAN PULA SARI TOKA DI SEPANJANG SUNGAI
BILA rumahteduh SEKARANG SUDAH HANCUR,
BARU KITA KUMPULKAN LAGI PENGHUNI RUMAH “KITA” DULU LAGI
hahahaha..tepat seperti ramalan zonia di “Perang di Jangnana” pengkhianatan, pemberontakan, pembunuhan…oiii..oiii…Tikung-menikung! Siapa yang menang? ada yang kalah?
siapa generasi penghancur itu kisanak?? apa bocah yang kita tetaskan dirimba dulu? hahahaha..kita2 juga yang asuh…kabarnya ada telur 200 biji mau ditetas. siapa mau bikin kandangnya?
pak Palang Pintu terlalu keras pada anak2, monggok??mau bikin rusuh lagi di Bukit Karimuntiang?? atau mau melanjutkan ekspedisi Tulang…jangan2….hihihii..ekspedisi memang sering bikin rusuh runtuh…tanya aja sama om colombus kalau tak percaya. sama pak Yen juga bisa( dari segi teorinya, kebetulan beliau teman dekat faul Cault)
Buat Bung Vallent: kalau bisa kepadang, kita mo bikin pilem(komedi), saya ada karakter yg cocok dengan Bung(tentu saja kalau Bung bersedia membantu—main pilem tanpa Honor) banyak aktor terlibat, seperti: Pak Jul, Pak Boy, Pak Ben Ganjo, Bung Kudil, Om sutan, Aseng, Non Cila yang Legendaris, apalagi sutradaranya anak baru yang teman Bung Vallent itu, si ZONIA. dan tentusaja kameramennya Pak Brutus is in de haus!
oh ya, Bung tau tidak tempat juat PISTOL? di Rumah Teduh tak aman lagi kalau tidak pakai senjata, kemaren banyak yang kena tembak! kita harus punya pistol barang sepucuk buat jaga diri. kalau tau tempat jual pistol yang bagus kasih kabar saya di Karimuntiang(selambat-lambatnya saat Purnama)
Pak REDAKTUR!!! jadi kapan beralatnya, jadi kita boyong musisi musisi handal dan aktor2 berpiala ke siteba??
Buat Palang pintu: Saya pamit mo ke payakumbuah dulu, saya sudah sedia uang 70 ribu buat ongkos plus ojek, doakan saya tau jalan kepayakumbuh dan tidak tertipu tukang ojek dan supir angkot.
Buat Kak Ade Alifya: Sejak saudara kerja di tivi saudara memang jadi tidak lucu lagi!!!!!
“haha, ironis, aku menemukan rumahku dalam dunia maya ini, justru dari orang lain.
hahaha, antahlah, pasti ambo yang salah.
hahaha, home where I’ve got friend but a place where I’m losing my brothers!
hah? waktu habis!”—–>>>>MUNGKIN LELUCON INI COCOKNYA BUAT ORANG@ YG KERJA DI TIVI huahuhauauauuaua…..
(Kapan kau pernah benar2 pulang nak??? langkahmu membuat kau selalu sebentar saja duduk dirumah)
Yth: Kamonrakenrol
saya tidak pernah merasa melecehkan Bpk. Downtown Dog
Jadi maap, mungkin kamon salah baca atau salah memaknai.
saya anaknya asik, jadi tak mungkin melecehkan orang, tanya lah sama Tuan Redaktur, suer
kepada Yth. Tn. ketua pemuda
kenapa anda bisa mengambil kesimpulan dan seakan menuduh kalau saya terlalu keras kepada anak-anak itu, saya kira kita semua sudah sepakat, menginginkan yang terbaik untuk sesuatu yang selama ini kita panggil “rumah”, tapi hanya mungkin cara kita saja yang berbeda. dengan berpandangan seperti itu saya beranggapan bahwa anda menuduh saya menjadikan ini hal pribadi.
sekarang saya sudah capek, sangat…, jd terserahlah mau jadi apa nantinya, kalau terjadi perang, ya ikutlah kita barang sedikit untuk menyumbang granat agak 500 biji, kalau kerusuhan, ya ikut pula lah saya melempar batu barang 200 biji, hahaaaaa…….,,, saya kira anda paham maksud saya.
oia…, kenapa anda tidak memasukkan nama saya dalam jajaran aktor hebat yang terlibat dalam pembuatan pilem ini?bukannkah saya juga anggota gengster???? haaaaa……..,,,kecewa saya,
sebenarnya saya ingin juga menembak jenderal permana, hahaaaaaa………,,,ada2 saja orang di negeri jangnana itu, masa seorang penjual ayam kalasan bisa jadi jenderal, apa kata dunia (baca dalam logat batak)
Yth. Palang Pintu Rumah
Maaf jika Bung Palang merasa begitu, bukan seperti itu maksud saya. mana mungkin saya menuduh(karena saya anaknya asik). bung tau sendiri kalau saya anaknya asik.
soal perang Bung, kalau seandainya ada perang, saya akan danai seluruh biayanya! JANGAN KUATIR SOAL PARTISIPASI SAYA!
Soal Pilem Gangster, kemaren sudah saya tawarkan tapi Bung malah lebih memilih untuk pergi Homestay bareng Fak. Merah!(jangan salahkan SAYA!)
NASIB bisa menjadikan kita apa saja Bung! dan sehebat apapun Permana, dia telah tewas ditangan anggotanya sendiri di perbatasan Distrik MEWA. seperti situasi “rumah” saat ini Bung, PENGKHIANATAN gampang sekali terjadi. Bukan begitu?
Pintu zonia.inc masih terbuka lebar kalau Bung masih berminat di Pilem GANGSTER. zonia titip pesan itu kepada saya tadi siang.
salam
Mana ini Admin FSI FE UA??? kok udah menghilang aja?? kita mau sebuah perdebatan!!!
kalau sudah seperti itu tanggapan saudara, tenanglah hati saya sekarang. saya yakin anda tidak akan menikung saya seperti yang marak terjadi saat ini di rumah. hahaaaaaa….., anda pahamkan maksud saya…
soal pilem itu, saya sudah membatalkan acara homstay ke pesisir itu, demi pilem gengster kita. bukan begitu?????
Yth: Bung Palang
nah itu baru CS
bung Palang, saya anaknya ASIK dan pasti tidak akan menikung Bung Palang(secara kita satu kongsi dagang—pakai irama bencong), jadi dalam kasus kita, itu tidak mungkin terjadi hahahahahaha…
Titip salam sama wanita-wanita yang saya cintai dan para lelaki yg pernah atau akan tertikung. ini masalah perasaan jadi…(mengutip kalimat favorit di rumah)
here i am…
tidak setiap detik kita bisa singgah bukan?
Ketua Pemuda said :
—–> Buat Kak Ade Alifya: Sejak saudara kerja di tivi saudara memang jadi tidak lucu lagi!!!!!
Ketua Pemuda said :
—–> hah? waktu habis!”—–>>>>MUNGKIN LELUCON INI COCOKNYA BUAT ORANG@ YG KERJA DI TIVI huahuhauauauuaua…..
haha, saya maklum, sudah semakin tua memang, lelucon saya bukan untuk anak muda sekarang, tapi untuk para jompo yang mungkin sedang minum teh di beranda rumah-teduh-kita atau sedang naik kursi goyang sambil mengenang indahnya masa silam.
Ketua Pemuda said :
—–> (Kapan kau pernah benar2 pulang nak??? langkahmu membuat kau selalu sebentar saja duduk dirumah)
Pulang? Bukankah sudah saya kirimkan kabar bahwa rumah-teduh-kita telah saya sublimkan menjadi oksigen ekstra murni yang tersimpan rapat dalam paruparu?
atau anda berpendapat biarlah rumah-teduh-kita tetap menjadi ruang dimensi yang menyerah pada musim, tak peduli semi atau gugur? Begitukah?
Kalau begitu saya minta maaf!
tolong
saya tersesat, ini jalan pulang kan?
kak ade lucu ya
berbelit dan mengelak :p huuhhh…
kak de, itu bukan jalan pulang, kalo pulang liwat sini…itu jalan ke sarang Gangster!!
Yaelah, topiknya rumah teduh adekku urang sumando sasing, bukan tentang kak ade
(lah gaek bana den mah, panggia kakak sadoalahnyoooooo)
berbelit? its so me, salam kenal!
mengelak?
atau kamu adikku, lebih suka sesuatu yang simbolis, atau kuantitas tanpa arti?
Kalau iya, ayo rame-rame nginap di rumahteduh lagi, ngobrol, pacaran, nonton bokep, lalu ngitung bintang di atap PKM.
Kalau iya, ajak-ajak ya!
pesan buat Yth.
kakak Ade Alifya yang manis..
Dirimu yang mini, tapi keras kepala, memilih untuk tidak ikut pergi bersama yang lain, menetap untuk terus menemani sejarah. Mungkin suatu saat, apabila sekelumit dirimu itu mulai kesepian dan bosan, ia akan berteriak-teriak ingin pulang.–dee
dek ah lah kalian kasadoalahnyo ko,
lah dari awal di kecek an iko TIDAK tentang ade alifya, tapi tentang rumah teduh,
saya hanya menertawakan diri sendiri yang menemukan blog ini secara tidak sengaja dari orang lain,
saya juga hanya menertawakan diri sendiri ketika baca komentar saudara-saudara saya yang (pernah jadi) anak rumah teduh
—- > memilih untuk tidak ikut pergi bersama yang lain,
pergi bersama? kemana?
yang lain? Yang lain itu siapa?
—-> menetap untuk terus menemani sejarah
bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah, bung!
wajar lah urang gaek duduak di kursi goyang bercerita dengan mata menerawang indahnya masa lalu
jika saya tidak pulang setiap hari lalu kenapa?
apa yang kalian sebut pulang itu adalah mancogokan muko di PKM?
atau yang kalian sebut saudara serumah itu adalah orang yang menyambut kalian dengan selamat pagi,siang,sore dan malam, lalu menghabiskan hari dengan kalian, membahas apa saja sambil menikmati pemandangan asrama dari PKM?
wah jika benar demikian, saudara dee (petualang lama kembali), saudara urang sumando sasing dan ketua pemuda : saya minta maaf, BENAR_BENAR MINTA MAAF.
Kanc**ng, segalanya asing, bahkan sepenggal nama pun tidak lagi kukenali!
Aden yang salah, bukan kalian!!!
sudah lah liang,
aku jg tak bisa bedakan, kita yang jadi anak durhaka atau mereka yang jadi saudara durhaka, tak mau mengakui kita?
sudah lah liang,
aku jg tak bisa bedakan, kita yang jadi anak durhaka atau mereka yang jadi saudara durhaka, tak mau mengakui kita?
kepada Yth.
kak ade alifya
yang manis dan baik hati
hahaaa…,
ga usah mara-marah kaya’ gitu dunk kaka’
oia…,
saya “petualang lama kembali lagi” bukan “–dee”
itu nama hantu
huaaaa…..huaaaa……
kangan marah lagi ya kakak,
nanti tambah putih lo…
piiisss…!!!!!
Yth. Tn. Sang Aktor
kenapa pula anda mararah..?
ada yg salah???
woiiii,
kalian panga an ade tu..?
beko manganbok nyo liak
semangat de…!!!
kyakakakakaka…saya nanti usul biar dibikin sub-blok dengan judul Ade Alifya.
ade temanku yang kaliang sama seperti diriku
terkadang rumah itu memang aneh, dan tentang maoncong-oncong ka PKM tiok ari, ijanlah sampai mode itu bana, kalau mode itu bana(pagi, siang, sore, Malam) tu bilo lo kito ka mancari iduik. tapi dek ari baganti, urang batambah tu mah mode itu jadinyo, tau alamat urang dari urang, sepenggal namo pun dak tau lai, padohal marantau sabaliak dapua.
tentang nonton Bokep: sejak ketauan PR 3 ndak ado lai
Untuk Bung Sang Aktor: bagaimana kalau kita tanya saja ke Peter?
kepada Petualang Lama kembali lagi: bung bilang ke saya untuk berhati-hati dengan waktu, ternyata Bung juga kurang bisa menyembunyikan waktu kyakakakakka….
lah lamo denai dak singgah kamari,,
wah…..
ade dikero(yo)k neh…
haha.
tapi, bukankah itu yang kau rindukan.
dan yang “dirumah” bukankah juga rindu melakukan hal ‘itu’ padamu..
ah, tak ada yang berubah bukan.
nah, kau bisa kembali melangkah tenang de….
semua masih sama. gak da yang berubah kok.
hanya satu hal yang baru; bahwa kita setiap hari menyiram air ke kecambah rindu itu. dan ketika ia berbuah. jenguk dan petiklah buah itu. karna manis rasanya. seperti yang barusan ade petik, bukan.
hm.. terima kasih
ketua pemuda, cita-citamu terkabul, tanya faiz saja kapan bikin jilid dua
hahaha
augusrush,
mungkin anda benar!
tapi bisakah beri aku sepenggal nama, agar ketika rinduku ranum, aku bisa berbagi manisnya.
malam ini sungguh gelap,,,
sampai aq tak tau dimana aq tinggal,,
mungkin,,,,
dunia akan hancurrr…
sampai jumpa…
tuk tunjukan jalan pulang yang kan aq nanti seiindah di rumah.
mungkin memang benar terlau banyak ruang di rumah yang kecil sehingga kita tidak tahu lagi kabar saudara kita.
lelah aku mengetuk tapi ternyata pintunya sangat tebal sehingga dan mungkin karena tidak terdengar.
Apa kabar semua?
rumah yang mana yang yang kita hebohkan…???rumah kita sendiri…?kita seolah seorang pecundang,memberi asam di luka sendiri..tapuak se lah aia di dulang ko taruih.
apa kabat lagi semua…,,,
saia lagi marah,
persetan semua,
rumah????
rumah apa???
rumah siapa???
sekarang sudah tidak ada rumah
terserah, ada yang bilang “bak manapuak aia di dulang”
keparat semua…!!!!
suma berani ngomong doank
kebanyakan teori
“jalan lah diubah dek urang lalu,
rumah lah diruntuhan dek urang datang”
urang anjiang,,!!!!
ba a?
ado nan tasingguang?
cari den di simpang anduriang
namo den dedy botak
anak hukum 03
rumah tu tetap se disitunyo kawan2.
apo nan barubah? dek sia barubah e? ambo raso kawn2 tau jaweknyo. jadi apo masalah e lai?? kok ka manolong marubah keadaan mari duduk samo2!
ko urang2 nan gilo kabatanyo nan sok2 lah dak tau kaba sanaknyo dirumah, lah lupo gai bantuak jo jalan karumah (keceknyo) ko apoko?? lelah mengetuk lo gaya lai..(e heyyy yee..)lai pernah pulang??kok ka ditunggu info mode koran ka rumah kalian surang2 tentang kaba rumah yo dak ka ado caritoe do!
pak palang..tolong kecek ka preman nan tukang mangeluh tu..kok iyo maraso warga rumahyo tolong jan mangecek se pandai..maiboibo manyalahan keadaan samantaro inyo dak pernah pulang lai. suruah datangnyo karumah tolong sakali kali sakedar mancaliak adiak2nyo..dak usahlah maajaan manurunan ilmu kok talalu sibuk e di lua. beko dak kenal urang jo awak lai paneh lo!
cupak dialiah urang panggaleh, jalan diliah urang lalu. setuju bang botak..rumah dialiah urang lain.,btw..bang botak ini jagoan kayaknya..
bt, aq emang g’ ngrasa punya rumahtedh lagi tu… orngnya dah pintar2 smua…tp pmentasanna jelek smua.
stju bang botak..bubarin aja gi………..rmhnya.///////..
jangan di bubarin
bom aja, kaya palestina
biar hancur sekalian
tangguang barandam kecek urang minang
hahahahaaa….
hhahhaaaaa….
TNT…TNT…C4…balilah…ado yg paralu C4?….barang baru..barang baru 3 saribu…
BOM da??
; ade alifya
kau membaca
ada yang bergerak dalam diriku
yang tak sempat menjadi kata
***********
kau kah itu
tiba tanpa berkata-kata
pintu entah di mana
************
aku rindu padamu
tapi puisi saja aku tak punya
*********
setujuuu………….
bang botak……………….
pantek sadonyo……..
manapuak aie di dulang…..
tunyo anak uksss,,,,,,, gilo ukss se yang dipikiannn
untuang se dak botak kapalo tuuuuuu,,,,
ha….ha….
rumah yo yang batanyo laiiii,.,,
bom selah rumah tuu gunonyo tak ado jou dohhhh..
bia kanai bom pulo uks tu..
samo tak ado laiii………
ba tu bang dedy….
SETUJU…
BOM BARDIRR…
PAKAI PELURU KENDALI SE YO…
anak keparat tu yo keparat..
rumah tu dak ado panghuninyo laiiii
kini runah tu kabajuaaa,,
Rp: 1000 DAPEK TIGO
lai sampai tigo rumah situ??
ciek se dak salasai doh,
tigo lo nan ka bajua.
BOM se lah.. ancak tu..
dijua bana, sia nan ka mambali.
isi nyo se anjiang bul(r)u..
rumah tu dak lo ado sabananyo do.
jadi untuak a ribuik2??
lah untuang salamo ko UKS nio manumpangan.
haha, panas membara rupanya!
nikmati saja!
==> botak
terima kasih!
ini mengobati kerinduan
===> anak UKS yg menulis pd 8 jan 09 12.42 Pm
lah untuang salamo ko UKS nio manompangan???
oh gitu! baru tau ambo ado istilah tumpang manumpang di UKS tu. Namo ambo ade alifya, ambo ndak anak UKS gai doh! salam kenal yo!
===> intuisi
aku juga, hanya saja kali ini puisiku tanpa kata
salam!
kalo ang kecean den anjiang,, ang anjiang lo tu..
buktinyo ang bakawan saloko jo anjing,,
ha…ha….
ang yang manumpanggg disinan,, rumah ang dm,, lai di pkm???????????
mungkin ang tak barumah.,,
mungkin ang ank punguttt.
hi…hi..he…
af
===> ade alifya
ternyata dirimu mengerti juga maksudnya….
hahhaaaa….,,,,,
to : anak keparat rumah teduh
mokasi ang alah ma ingek an
aden lai ndak lupo asa den do
ang ingek tu
aden ndak lupo asa den do
koq barani ang, jaan manjuruak
tunjuak an sia ang
jaan mode induak2 kawan
:didik, ade alf, kodri, fais, ilham y, antok, fadli, rahmat, dian h, beni s, brutus, table, yosep, rio, ika, jul, arfen, andreas, botak, Co, ponco, ses, vina, eel, wawan, boy, sutan, nori, kudil, peri, dona, rara, nanda, ade kb, cila, ired, eko p, dela,
kiot, dipo, rita, adek, tetenyot, viona, jong, ica…………………..
zen Hae sudah lebih dulu mengerti….
“seekor hiu lapar,bung,ingin mencaplok gunung
sebuah sajak mengumpaninya tongkang dan kecubung”
….kapan kita akan mulai berlari
dan berhenti memaki….
….pengecut,
aku kira bukan orang yang bersembunyi dibalik kata,
tapi kau!
sebab: nama, apalagi alamat hanyalah sesuatu
yang melekat pada bayang-bayangmu!….
apa kau tahu dimana Tuhan berada?
apa kau ragu pada kematianmu!
to : anak UKS
PANTEK ANG…!!!!
tau ang ndak, kalau salamo ko yang maiduik an UKS ang tu anak rumah teduh
jadi ituang2 tumpang manumpang kini ko ha…?
ndak tau di untuang ang do mah
yang merasa orang rumah,,,,
jangan pernah buka pintu rumah jika tak ingin orang lain datang dan masuk…
tak ada yang ingin menghancurkan rumah ini..
jika ingin memperbaiki, silahkan perbaiki..
jangan hanya mengumpat,seolah kalian saja yang paling sempurna(palang pintu)…
cobalah berkaca..
tak
waang yang sabana anjiang
PAK REDAKTUR: TOLONG KOMEN-KOMEN YANG BANTUAK PANTEK KO DI HAPUS!
SALAM
POPPY ZONIA
ADEN ANAK UKS, DIVISI MUSIK, ADEN TINGGA DI AUDIT
(lai jaleh alamat saya kan bung botak?)
Nb: anak UKS di/pada Januari 8, 2009 pada 12:42 pm
Badrul di/pada Januari 12, 2009 pada 8:49 am —->>
LAI BAUTAK KALIAN MANGECEK KO ANJIANG!
tidak sulit menemukan siapa orang2 dibalik id. itulah kelemahan teknologi digital gratisan ini hahahah…TIDAK ADA PROTEKSINYA…
pak botak dah tau kan?
hauhahahahahahahahaaa
to : ???
yo aden anjiang babulu babi
ba a koq baru tahu ang kini?
to : pendatang
saya rasa comment anda salah alamat
saya menulis comment sebelumnya justru karena sedah bosan dengan para pengupat, benarkan Pak Popy?
to : Popy Zonia
“POPPY ZONIA
ADEN ANAK UKS, DIVISI MUSIK, ADEN TINGGA DI AUDIT
(lai jaleh alamat saya kan bung botak?)”
maksudnya apa itu?
to : Popy Zonia
benar pak popy, semua bisa di telusuri
ini dunia maya, semua pasti meninggalkan jejak
makanya saya sama Beni dan Ika belum mau berkomentar soal comment anak UKS di/pada Januari 8, 2009 pada 12:42 pm
karena saya ingin selidiki dulu, baru dihajar beramai-ramai
kita lihat saja nanti siapa yang bikin rusuh, kan tinggal hubungi Tn. Redaktur saja
hahhaaa……..
wah, wah, wah
ada yg menangguk di air keruh,
dapat ikannya?
palang pintu rumah di/pada Januari 13, 2009 pada 5:24 pm
to : Popy Zonia
“POPPY ZONIA
ADEN ANAK UKS, DIVISI MUSIK, ADEN TINGGA DI AUDIT
(lai jaleh alamat saya kan bung botak?)”
maksudnya apa itu?
–>ADEN ANAK UKS–>maksunya saya anak UKS
DIVISI MUSIK–>bia tau lo Badrul di/pada Januari 12, 2009 pada 8:49 am BAHWA SAYA SECARA PERSONAL SAKIT HATI DENGAN KOMENNYA yang MAMANTEK itu!
((Undangan terbuka bagi anggota UKS divisi TEATER (RUMAH TEDUH) yang merasa seperti komen TUAN BADRUL–>”Tau ang ndak, kalau salamo ko yang maiduik an UKS ang tu anak rumah teduh
jadi ituang2 tumpang manumpang kini ko ha…?
ndak tau di untuang ang do mah”–>untuak “maota “dengan saya di sekre. den ganti jariah ang maiduikan UKS salamo ko ha!))
ADEN TINGGA DI AUDIT–> maksudnya biar semua orang tau alamat saya di AUDIT UNAND
Nb: bagi siapa saja anak UKS UNAND yang alun jo paham jo posisi divisi/HAK/KEWAJIBANNYO sebagai anggota di UKS
cabut se lah kalian dari UKS lai!
Bagi orang2 pengunjung Bloq yang lain; SELAMAT MENIKMATI PERANG SAUDARA!
Bagi Pak Red.Blog: Silahkan Blacklist/Ignore/Reject id saya jika komen saya dianggap melecehkan.
Bagi anggota TEATER RUMAH TEDUH: silahkan tindak lanjuti perbuatan saya di dunia nyata jika menyinggng perasaan kawan2!!
Bagi SEMUA anggota UKS UA: pado akhirnyo galak carito lamo nan bisa di kana-kananyo!
SALAM
buat ade alifya:
Tu iyo dapek ikannyo dek paja..gadang lo lai! pakai tangguak mah!!
lai sato lo ade?
hahahaahaha..kalau sato wak mangaruahan aia tu dapek lo ikan pasti pueh na raso e ma nak!
salam
to : Popy Zonia
maksud saya, yang “lai jaleh alamat saya kan bung botak “
oo yang itu, kan kata bung kita harus bajaleh2 lai, apalagi dalam keadang kacaw ini. memang lebih gentle kalau sedikit jelas siapa yang bicara dalam keadaan ini. bukan begitu?
wah,wah,wah..
kok udah pada ribut..kalo bisa yo ngecek wak elok-elok..jan sarupo anjiang jo anjiang ko..aden anak uks lomah..serius..aden pendiri uks samo lo jo poppy dan kawan2nya..kok ndak picayo, tanyo suhu..nyojadisaksi berdirinya uks..
masalah tumpang manumpang, tangguak manangguak bisa diurus dipocer..
sedang perang saudara rupanya yaa…..? hehehehe….
waaaaaaah, tambah karuah
to Poppy Zonia :
—– > “Tu iyo dapek ikannyo dek paja..gadang lo lai! pakai tangguak mah!!
lai sato lo ade?”
maleh gw mangecek jo kau lai mah pop! bukan komentar orang2 yg masuk kategori 2 persennya Albert Enstein kau do mah. Alah gw kecekkan dari awal, kecerdasan kau tuh di bawah rata2, yah setidaknya di bawah gw lah.
(HAHA, matei, paneh lo ipop baliak)
—– > Bagi Pak Red.Blog: Silahkan Blacklist/Ignore/Reject id saya jika komen saya dianggap melecehkan.
—> Bagi anggota TEATER RUMAH TEDUH: silahkan tindak lanjuti perbuatan saya di dunia nyata jika menyinggng perasaan kawan2!!
Ko, seolah2 mah pop.
Seolah2 anak Rumah Teduh se si Badrul tuh!
pakai undangan terbuka lo gai!
Anak rumah teduh masih bisa diidentifikasi mah, jumlahnya seupritnyo. Wak telusuri ciek2 lah.
Kawan2 UKS dan rumah teduh
lakukan sesuatu!
saya tidak tau siapa dan apa di balik semua ini? saya di luar pagar!
pengurus? perlukah kita duduk bersama?
terkadang diam bukanlah emas, bung!
setuju kak ade……!
sepakat dengan Ade yg hitam manis,
hahhaaaa……,
saya yakin, ada orang yg amat memnfaatkan situasi seperti ini
saran saya, kalau mau mencari orangnya (Badrul n Anak UKS)
menurut ilmu kriminalistik dan kriminologi, hahaa….,
mari mencari di tempat yang kita yakin tidak akan kita temukan
oi bang botak…. maiza taragak jo bang botak haa….. baa kaba bang botak kini ko? hehehe….
buat ade:
hahaha…pas seperti dugaan den de, kaw tetap bodoh, bahkan terlalu bodoh untuk menyadarinyo.
tapi aden yakin suatu saat ketika kaw mulai mengurut semua permasalahan ini dari awal, kaw akan mangarati kalau kaw adalah….(den tunggu komen kaw berikutnya, untuk sekedar mengetahui POLA PIKIR seorang reporter tivi terkenal kota padang) walaupun aden yakin ketika kaw menemukan jawabannyo kaw tidak akan cukup dewasa menanggapinyo hauhauahahahahah…bahkan prediksi den kaw malah menolak untuk mengetahuinyo/untuk menerima kenyataannyo huahahahahahaaaa…
–>Ko, seolah2 mah pop.
Seolah2 anak Rumah Teduh se si Badrul tuh!
pakai undangan terbuka lo gai!–> tu iyo, sebab aden lah tau sia urangnyo, lagipulo tantu kito paralu karakter penyeimbang dari “id-anak UKS” yang diperlakukan “seolah-olah” lo ndak?walaupun sabananyo anak Rumah Teduh tu sado alahe anak UKS juo
bilo kaw kacadiak lai ko de? lah mulai bosan lo den manunggu.
Pak Botak, memang bagus mencari ditempat yang kt yakin tidak akan menemukannya. saya ada pendapat juga, apakah mungkin ada asap kalau tidak ada api? jadi usul saya, kalau menangkap pelaku saja tidak cukup, harus dengan “biang kerok”nya sekalian, karena “sang pelaku” hanyalah pion yang termotivasi. apakah bung botak akan menangkap si P******** juga? KITA SUDAH SAMA2 TAU SIAPA DIA KAN
untuk maiza:
perang saudara, tikung-menikung, menggunting dalam lipatan, adalah hal yang biasa di negri para LEJEN. jadi, selamat menikmati nona
salam
to : Zonia
SEPAKAT…,setelah melakukan beberapa penelitian
akhirnya…..,
tp biar saja, cukup sekedar diketahui saja
to : Maiza
banyak gaya…!!!
alah tibo awk di bukik,
ternyata…..
yo lai sabana ka ang tangkok tak? lai dak “besak omong be” ang tak?
aden yakin, alun takilek ikan di aia, lah tantu dek ang hitam putiahnyo.
nyampang pun baitu, den tunggu kaba baritonyo, nak tau urang ma nan baniah ma nan ampo..
to : ank2 uks jo pengurus
dak musti manggadang pangkalangan do , tapi darah nan neba bar tu halal untuk diserak-an,
tapi masih banyak nan hrs diuruih selain itu mah, salah satunyo Andalaswara Perjuangan/Andalaswara Veteran..masak ado dou andalaswara? baa caritonyo?
kaba paling baru :
tentara israel menyuruah anjiang2nyo untuk mamakan maik gadih ketek di muko apaknyo..
to : Wan Idaih
den tau ang jauh2 dari kampus lain pai main kamari
hahhaaaa…..,
tau den sia ang kn?
ancak indak diagiah tau
makin dibukak, makin gadang beko
tambah badarai galeh nan alah ratak ko
ba a manuruik ang?
berkatalah yang baik-baik kawan
sepakat dengan wedang!
–>untuak saudara-ku
apo guno menelusuri sagalo caruik maruik,jikok awak sampai ka caruik maruik lo liak
alah mah,nan cadiak ka cadia juonyo
semua bisa memilah yang baik dan benar!
untuak a juo mencari kebenaran diantara tumpukan kesalahan yang alah me-HIMALAYA
JIKA KEBENARAN ADA PADA INDIVIDUAL,semuanya adalah tuhan
hahahahaha…..
lucu…lucu sekali
ibaratkan perang israel vs palestina…setelah hancur gaza dibagun kembali oleh dunia untuk dihancurkan lagi dimasa datang. masalah tak selesai jua karna racunnya tak dibuang.
jadi, RACUN HARUS DIBUANG DULU
salam
sepakat dengan poppy…
agiah taruih liang…
asalamualaikum
kawan2 sebenarnya kawan2 tidak memberikan efek apa2 dengan melakukan perdebatan ini!!
toh tidak akan merubah apa2!!
awak fikir kawan2 cuma rindu dengan masalalu di rumah/UKS!!!, SIAPA YANG TAK RINDU DENGAN ITU!!!?
munkin kawan2 sedang menghardik dan memcaci diri sendiri dengan kerinduan-kerindiun seperti ini!!!!
apa jadinya TUHAN kalau cuma berkata “AKU LAH TUHANMU” tanpa menurunkan para nabi untuk berkerja dan menyampaikan PERINTAHNYA
Note: INI BUKAN UNDANGAN cuma sekedar Pemberitahuan
tanggal 6 februari akan ada teknical meeting dan interview calon anggota baru UKS di PKM!!!
dak rindu do,
tapi baa lah.
yang pralu wak masih bisa bagunjiang,
tapi rancak kalau awak bisa tuah ka nan manang, ambiak contoh ka nan sudah
saya sedang mencari sepatu yang kidal keduanya? adakah ia tersesat di tempat ini?
ha…………………………….ha……………..
apo lo tu kawannnn,,,
itu tak kan sulit botakk, mencari orang itu. sangatlah mudah tapi sayang mereka cuma hiu kecill yang terdampar di karang tak bertandus.
wan idaih, soal andalas swara tu, dan tentang RACUN, seharusnyo parang ko bisa dengan mudah dimanangan setahun yang lalu, tapi dek IBO, nan dikasihani ternyata Ula pakak dak babanak. lah patuik rasonyo di sidang urang nan bajanji dulu baliak ko?
ambo raso iyo,
tp lai ka mungkin rasonyo untuk urang2 tu
ambo cameh beko nangih lonyo ka pr3
bang faiz, baa caro ma link blog UKS k Blog Umah Teduh?
qball