Semakin dekat pemilu, semakin sering saya tertawa. Meskipun hanya di dalam hati, ketawa yang tak sampai bunyi itu, konon, merangsang otak untuk menyehatkan tubuh. Saya tak tahu kebenaran ini, tapi yang jelas suasana pemilu benar-benar membuat saya terhibur. Keluar rumah selangkah saja, sudah bertebaran baliho para calon anggota legislatif. Wajah-wajah itu membuat saya ngengir [...]
Arsip untuk Februari, 2009
Golput
Diposkan dalam ESAI DAN OPINI pada Februari 3, 2009 | 5 Komentar »
Tentang Puisi dan Rumah yang Kau Bikin
Diposkan dalam ESAI DAN OPINI pada Februari 3, 2009 | 3 Komentar »
Kepada Taufik Ismail
Di hari-hari ketika orang banyak berteriak tentang kebenaran di jalan-jalan kota, di lorong-lorong sempit perumahan, hingga gubuk-gubuk tak terurus yang ditempeli gambar-gambar politikus, kita merasa hari-hari kita membutuhkan puisi, juga sastra.
Di Padangekspres Minggu, Fadlillah mengusulkan akan adanya sebuah pertemuan sastrawan di minangkabau karena sastra dan budaya telah kian dimarjinalkan. Ia telah dikesampingkan. Ia [...]
Aziz
Diposkan dalam ESAI DAN OPINI pada Februari 3, 2009 | 1 Komentar »
Abdul Aziz Angkat meninggal setelah keluar dari ruang kerjanya di gedung DPRD Sumatera Utara Selasa 3 Februari 2009. Ratusan pendemo yang menuntut pemekaran wilayah (provinsi) merengsek ke dalam gedung DPRD tersebut. Azis yang mengidap penyakit jantung diserang dan dilempari demonstran. Catatan hitam demokrasi di negeri ini kembali dibuka.
Siapapun yang meninggal, kita tetap bersedih akan [...]