Hantaran Pendek : Fatris Moh. Faiz
Sebuah puisi baik, tidak mesti ditulis oleh orang baik. Namun sebuah puisi buruk, kerap ditulis oleh orang-orang yang tak tahu bagaimana harus berbuat baik. Sepintar-pintarnya manusia, lebih paling pintar orang yang tak tahu bagaimana harusnya berbuat baik. (surah penghujat: 118. F. Moh. Faiz)
Membaca puisi Hanafi, saya seperti dibawa [...]
Arsip untuk Juli, 2008
Hanafi dan Puisinya
Diposkan dalam ESAI DAN OPINI, PUISI pada Juli 25, 2008 | 22 Komentar »
Situjuh Godang dalam Potret
Diposkan dalam PHOTOGRAPHY pada Juli 25, 2008 | 13 Komentar »
Senja di kaki gunung Sago
2. Jenjang sawah di jorong Kociak
3. Hamparan Sawah terlihat dari Gunuang Tigo
4.Kota Payokumbuah terlihat dari kebun tembakau di puncak gunung Tigo
5. Menunggu Panen Tiba
6. Bukan Plaiboi Kampung
7. Wali Jorong Kociak
8. Aku, Anakku, dan si Pemburu
lokasi: Situjuah, Payokumbuah.
foto: Fatris Moh. Faiz
Yang Keluar dari Sangkar
Diposkan dalam ESAI DAN OPINI, PHOTOGRAPHY, TEATER pada Juli 13, 2008 | 13 Komentar »
[Catatan atas 14 pementasan drama Sastra Inggris UNAND]
Opini: Fatris Moh. Faiz*
Burung yang untuk pertama kali lepas dari sangkar biasanya tak akan terbang dekat. Ia akan mengepak sebebas-bebasnya. Seperti hendak mengganti keterpenjeraannya selama ini.
Di Teater Tertutup Taman Budaya Sumatera Barat, 29-30 Juni 2008, barangkali itulah yang terjadi. Selama tiga hari [...]