Feeds:
Tulisan
Komentar

Arsip untuk Juli, 2008

Hanafi dan Puisinya

Hantaran Pendek : Fatris Moh. Faiz
Sebuah puisi baik, tidak mesti ditulis oleh orang baik. Namun sebuah puisi buruk, kerap ditulis oleh orang-orang yang tak tahu bagaimana harus berbuat baik. Sepintar-pintarnya manusia, lebih paling pintar orang yang tak tahu bagaimana harusnya berbuat baik. (surah penghujat: 118. F. Moh. Faiz)
Membaca puisi Hanafi, saya seperti dibawa [...]

Untuk mentranslate bahasa

Situjuh Godang dalam Potret

Senja di kaki gunung Sago

2. Jenjang sawah di jorong Kociak

3. Hamparan Sawah terlihat dari Gunuang Tigo

4.Kota Payokumbuah terlihat dari kebun tembakau di puncak gunung Tigo

5. Menunggu Panen Tiba

6. Bukan Plaiboi Kampung

7. Wali Jorong Kociak

8. Aku, Anakku, dan si Pemburu

lokasi: Situjuah, Payokumbuah.
foto: Fatris Moh. Faiz

Untuk mentranslate bahasa

[Catatan atas 14 pementasan drama Sastra Inggris UNAND]

Opini: Fatris Moh. Faiz*

Burung yang untuk pertama kali lepas dari sangkar biasanya tak akan terbang dekat. Ia akan mengepak sebebas-bebasnya. Seperti hendak mengganti keterpenjeraannya selama ini.

Di Teater Tertutup Taman Budaya Sumatera Barat, 29-30 Juni 2008, barangkali itulah yang terjadi. Selama tiga hari [...]

Untuk mentranslate bahasa