(foto:Faiz_Mohammad)
Arsip untuk Maret, 2008
Habiburrahman
Diposkan dalam PHOTOGRAPHY pada Maret 27, 2008 | 4 Komentar »
Suara yang Terkubur
Diposkan dalam PHOTOGRAPHY pada Maret 27, 2008 | Leave a Comment »
(foto Faiz Mohammad)
Disutradarai Cut Rossa Bulianti STSI Padangpanjang,
dipentaskan di Taman Budaya Sumbar 12/3/2008.
Yang Tak Pernah Menyerah
Diposkan dalam PHOTOGRAPHY pada Maret 27, 2008 | 12 Komentar »
Dari kanan ke kiri ( Doni Boy, Sutan, Brutus, Wawan, Ade, Fadhli, Dona, Kawek, Ises, Nori, dan Hantunya si Boy)
Cinta dan Ayatnya
Diposkan dalam ARTIKEL DAN RESENSI, ESAI DAN OPINI pada Maret 27, 2008 | 16 Komentar »
Habiburrahman dan ayat-ayat cinta menduduki kelas teratas dalam jenis buku terlaris (belum tentu terbaik). Pun, yang tak kalah, sinemanya mengekor. Banyak hal yang membuat novel dan filmnya ini laku keras di pasaran, salah satunya tema yang diusung Habib adalah cinta. kata sakti mandraguna itu ternyata masih jadi ‘bom’ di Indonesia yang 50% diisi oleh orang [...]
KOTAMU 1
Diposkan dalam PUISI pada Maret 27, 2008 | 1 Komentar »
Kotamu begitu dingin,
aku kenang sebagai gelisah matahari
orang-orang berjalan lamban seperti menjajakan kerinduan
akan perang, letusan yang ngiang
–Setengah abad yang hilang
Pada bangku-bangku taman,
tak lagi kutemukan sisa hujan semalam
barangkali seorang yang tak percaya pada cuaca
telah menghapusnya.
Tapi aku merasa ada yang tak bisa dihapus
sebijak kita menyembunyikan dosa
ke ceruk di mana Tuhan
tak masuk dalam halaman [...]
Kesenian Milik Siapa?
Diposkan dalam ESAI DAN OPINI pada Maret 27, 2008 | Leave a Comment »
Esai: Faiz Mohammad*
Pangeran Hamlet mengundang sebuah kelompok teater ke istananya. Ia menginginkan kelompok teater itu memainkan sebuah tragedi. Drama Tragedi yang akan mengisahkan bagaimana ayahnya, Raja Hamlet, dibunuh oleh saudaranya sendiri–yang kini menjadi raja, dan sekaligus mengawini sang Ratu.
Beberapa kali hantu sang ayah mendatangi pengeran. Hantu itu membayangkan
San Hea Ha, Cermin, Kita
Diposkan dalam ESAI DAN OPINI pada Maret 27, 2008 | Leave a Comment »
(Catatan Seorang Pengunjung)
Esai: Faiz Mohammad*
San Hea Ha datang ke Indonesia dengan ‘bahasa yang diam’. Tapi ia sebenarnya bicara, hanya saja ia tidak berteriak.
Pada 28-30 Juni 2007, di Taman Budaya Sumbar, tengah berlangsung Forum Tari Internasional yang menampilkan karya-karya tari dari 12 Koreografer yang berasal dari Korea, Fiji, Malaysia, dan Indonesia. Dan malam itu 29 Juni, [...]
Penafsiran Singkat pada ‘Hadapi Saja’ Iwan Fals
Diposkan dalam ESAI DAN OPINI pada Maret 25, 2008 | 4 Komentar »
Oleh: Eko Syahadatain
Dengan sekali melihat dan mendengar saja, estetika pada lagu-lagu Iwan Fals memang sering tersirat dengan tajam, walau ada beberapa beberapa komposisi yang dinyanyikan yang lebih bertolak kepada pada kekuatan teks saja.
Iwan hanya satu dari sebagian kecil musisi besar yang mencoba untuk membebaskan semua bentuk keterpenjaraan dan keterikatan dunia musik dari keorisinilannya. Bagi Iwan [...]
TUBUH YANG MENJELMA
Diposkan dalam TEATER pada Maret 25, 2008 | 8 Komentar »
M Fadhli Syamsuar
Pembicaraan tentang aktor teater dan ketubuhannya memang selalu menimbulkan diskursus yang menarik. Melihat perkembangan teater Sumatera Barat saat ini, kita bisa mengkaji kembali sejauh mana capaian seorang aktor dalam ‘menaklukan’ penonton-penontonnya. Dan untuk wacana ketubuhan, barangkali tidaklah terlalu cepat untuk kita membangkitkannya sekarang.
Tubuh yang menjadi modal utama bagi seorang aktor ternyata sring menimbulkan [...]
Tubuh Tradisi
Diposkan dalam TEATER pada Maret 25, 2008 | 30 Komentar »
Oleh: O. M. Fadli
“The gramar of feet” itulah istilah yang digunakan oleh Tadashi Suzuki untuk menyebut metode keaktoran teater moderen yang ia asimilasikan dengan Noh (salah satu teater tradisi jepang). Bisa diartikan, the gramar of feet, adalah upaya untuk mendekati penyampaian maksud oleh kaki, yang bisa menerjemahkan sebuah konsep pementasan menuju tangkapan terbaik seorang penonton [...]